Kendaraan listrik mungkin merupakan bentuk transportasi berkelanjutan yang populer dan terus berkembang, tetapi tentu saja bukan yang paling umum. Fakta telah membuktikan bahwa tingkat adopsi kendaraan listrik roda dua dalam bentuk sepeda listrik jauh lebih tinggi—dan itu bukan tanpa alasan.
Fungsi sepeda listrik mirip dengan sepeda kayuh biasa, tetapi memiliki keunggulan berupa motor bantu listrik yang dapat membantu pengendara menempuh jarak lebih cepat dan lebih jauh tanpa usaha. Sepeda listrik dapat mempersingkat perjalanan bersepeda, menaklukkan tanjakan curam, dan bahkan menawarkan pilihan untuk mengangkut penumpang kedua.
Meskipun tidak dapat menandingi kecepatan atau jangkauan kendaraan listrik, sepeda listrik memiliki banyak keunggulan lain, seperti biaya lebih rendah, perjalanan di kota yang lebih cepat, dan parkir gratis. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika penjualan sepeda listrik melonjak hingga penjualan global sepeda listrik terus jauh melebihi penjualan kendaraan listrik.
Bahkan di Amerika Serikat, di mana pasar sepeda listrik telah lama tertinggal di belakang Eropa dan Asia, penjualan sepeda listrik pada tahun 2020 akan melebihi 600.000 unit. Ini berarti bahwa warga Amerika membeli sepeda listrik dengan kecepatan lebih dari satu unit per menit pada tahun 2020. Di Amerika Serikat, penjualan sepeda listrik bahkan melebihi penjualan mobil listrik.
Sepeda listrik tentu lebih terjangkau daripada mobil listrik, meskipun mobil listrik menikmati sejumlah insentif pajak negara bagian dan federal di Amerika Serikat untuk mengurangi biaya efektifnya. Sepeda listrik tidak akan menerima kredit pajak federal apa pun, tetapi situasi ini dapat berubah jika undang-undang yang saat ini sedang dibahas di Kongres disahkan.
Dalam hal investasi infrastruktur, insentif federal, dan pendanaan energi hijau, kendaraan listrik juga mendapat perhatian paling besar. Perusahaan sepeda listrik biasanya harus melakukannya sendiri, dengan sedikit atau tanpa bantuan eksternal.
Namun, dalam beberapa tahun terakhir, penjualan sepeda listrik di Amerika Serikat telah tumbuh pesat. Pandemi COVID-19 berperan dalam meningkatkan tingkat adopsi, tetapi saat ini penjualan sepeda listrik di Amerika Serikat telah melonjak.
Asosiasi Sepeda Inggris baru-baru ini melaporkan bahwa akan ada 160.000 penjualan sepeda listrik di Inggris pada tahun 2020. Organisasi tersebut menunjukkan bahwa selama periode yang sama, jumlah kendaraan listrik yang terjual di Inggris adalah 108.000, dan penjualan sepeda listrik dengan mudah melampaui penjualan kendaraan listrik roda empat yang lebih besar.
Penjualan sepeda listrik di Eropa bahkan tumbuh dengan sangat pesat sehingga diperkirakan akan melampaui penjualan semua mobil—bukan hanya mobil listrik—pada akhir dekade ini.
Bagi banyak penduduk kota, hari ini datang terlalu cepat. Selain menyediakan alat transportasi alternatif yang lebih terjangkau dan efisien bagi para pengendara, sepeda listrik sebenarnya membantu meningkatkan kualitas kota bagi semua orang. Meskipun pengendara sepeda listrik dapat langsung merasakan manfaat dari biaya transportasi yang lebih rendah, waktu perjalanan yang lebih cepat, dan parkir gratis, semakin banyak sepeda listrik di jalan berarti semakin sedikit mobil. Semakin sedikit mobil berarti semakin sedikit kemacetan.
Sepeda listrik secara luas dianggap sebagai salah satu cara terbaik untuk mengurangi kemacetan lalu lintas perkotaan, terutama di kota-kota yang tidak memiliki sistem transportasi umum yang efektif. Bahkan di kota-kota dengan transportasi umum yang berkembang dengan baik, sepeda listrik biasanya merupakan alternatif yang lebih nyaman karena memungkinkan pengendara untuk berangkat dan pulang kerja sesuai jadwal mereka sendiri tanpa batasan rute.
Waktu posting: 04-Agustus-2021
